Keputihan Pada Kehamilan

keputihan saat hamilTernyata wanita lebih rentan mengalami keputihan pada saat hamil, karena pada saat hamil terjadi perubahan hormonal yang salah satu dampaknya adalah peningkatan jumlah produksi cairan dan penurunan keasaman vagina serta terjadi pula perubahan pada kondisi pencernaan. Semua ini berpengaruh terhadap peningkatan terjadinya keputihan. Pada umumnya wanita hamil tidak pernah mengeluhkan keputihan yang tiba-tiba dideritanya. Hal ini karena ia tidak merasa terganggu. Padahal, jika dibiarkan berlarut-larut keputihan tersebut bisa membahayakan kehamilannya. Tak hanya dapat menyebabkan persalinan prematur(prematuritas), keputihan pada kehamilan juga dapat menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya serta kelahiran bayi dengan berat lahir rendah (kurang dari 2500 gram). Itu sebabnya, sangat diajurkan pada ibu hamil agar segera melakukan pemeriksaan kehamilan tatkala mendapatkan dirinya mengalami keputihan. Apalagi jika keputihan tersebut mulai timbul gejala gatal yang sangat hingga cairan berbau tidak sedap.

Yang dikhawatirkan saat kehamilan adalah jenis keputihan abnormal. Pada umumnya Infeksi jamur dan bekteri merupakan penyebab keputihan. Infeksi jamur (Kandidiasis) adalah menyebab keputihan terbanyak yang dialami wanita, diikuti oleh infeksi bakteri vaginosis, trikomoniasis dan gonorrhoe. Keputihan abnormal yang terjadi pada wanita hamil bisa membahayakan kondisi kehamilan ibu dan janin jika tidak segera diberikan penanganan serius.

Jika anda mengalami hal demikian, sebaiknya segera tangani permasalahan keputihan tersebut dengan cara yang alami, yaitu memanfaatkan Crystal X diramu dari tumbuhan dan bahan organic yang mengandung Sulfur, Antiseptik, Minyak Vinieill yang akan memberikan nutrisi kepada dinding selaput vagina.

Crystal x Bermanfaat untuk menyembuhkan iritasi di selaput vagina, membunuh kuman dan bakteri, membersihkan kerak atau kotoran diselaput vagina, membantu menghilangkan bau tidak sedap di vagina, mencegah dan menyembuhkan keputihan, mengaktifkan dan melenturkan kembali selaput vagina, menambah kepekaan vagina terhadap daya rangsang, dan mencegah terjadinya kanker yang berhubungan dengan alat reproduksi wanita

Penyebab Keputihan pada kewanitaan

Sebagai wanita dewasa, tentu Anda pernah mendengar istilah keputihan. Nah, kali ini kita coba pelajari lebih jauh apa dan mengapa keputihan itu dapat terjadi pada seorang wanita, serta bagaimana cara terbaik untuk menanggulanginya.

Keputihan adalah keluarnya cairan berlebihan dari liang senggama (vagina) yang terkadang disertai rasa gatal, nyeri, rasa terbakar di bibir kemaluan, kerap disertai bau busuk, dan menimbulkan rasa nyeri sewaktu berkemih atau bersenggama.

Warna cairan keputihan bervariasi, dari putih, kekuningan, abu-abu, dengan konsistensi cair hingga kental atau bahkan berbentuk seperti kepala susu. Bau dari keputihan pun beragam, dapat tanpa bau, berbau telur busuk, bahkan anyir seperti ikan mentah.

Celakanya, keputihan dapat menyerang wanita mulai dari kanak-kanak hingga menopause. Hal ini karena keputihan terbagi menjadi dua, fisiologik dan patologik.

Menurut para pakar sex (pakar seksologi), perbedaan fisiologik dan patologik adalah, pada fisiologik cairan kadang-kadang berupa mukus yang mengandung banyak epitel dengan leukosit yang jarang. Sedangkan pada patologik, terdapat lebih banyak leukosit.

Keputihan karena fisiologik dapat ditemukan pada bayi yang baru lahir hingga berumur kira-kira sepuluh hari, waktu menarche, wanita dewasa apabila ia dirangsang sebelum dan pada waktu koitus (Coitus), waktu ovulasi, pada wanita berpenyakit menahun dengan neurosis, dan wanita dengan ektropion porsionis uteri.

Sementara keputihan patologik utamanya disebabkan infeksi (jamur, kuman, parasit, virus). Namun dapat pula akibat adanya benda asing dalam liang senggama, gangguan hormonal akibat mati haid, kelainan bawaan dari alat kelamin wanita, adanya kanker atau keganasan pada alat kelamin terutama di leher rahim.

Infeksi akibat kuman (bakteri), misalnya akibat;

  • Gonococcus, atau lebih dikenal dengan nama GO. Warnanya kekuningan, yang sebetulnya merupakan nanah yang terdiri dari sel darah putih yang mengandung kuman Neisseria gonorrhoea. Kuman ini mudah mati setelah terkena sabun, alkohol, deterjen, dan sinar matahari. Cara penularannya melalui senggama.
  • Chlamydia trachomatis, kuman ini sering menyebabkan penyakit mata trakhoma. Ditemukan di cairan vagina dengan pewarnaan Diemsa.
  • Gardenerella, menyebabkan peradangan vagina tak spesifik. Biasanya mengisi penuh sel-sel epitel vagina berbentuk khas clue cell. Menghasilkan asam amino yang akan diubah menjadi senyawa amin bau amis, berwarna keabu-abuan.
  • Treponema pallidium, adalah penyebab penyakit kelamin sifilis. Penyakit ini dapat terlihat sebagai kutil-kutil kecil di liang senggama dan bibir kemaluan.
  • Infeksi akibat jamur biasanya disebabkan spesies candida. Cairannya kental, putih susu (sering berbentuk kepala susu), dan gatal. Vagina menjadi kemerahan akibat radang. Predisposisinya adalah kehamilan, Diabetes melitus, akseptor pil KB.

Parasit penyebab keputihan terbanyak adalah Trichomonas vaginalis. Cairannya banyak, berbuih seperti air sabun, bau, gatal, vulva kemerahan, nyeri bila ditekan atau perih saat buang air kecil. Sementara keputihan akibat virus disebabkan Human Papiloma Virus (HPV) dan Herpes simpleks.

Bagaimana Solusinya

1. Solusi Medis

Solusi medis biasanya biaya mahal dan harus berulang kali cekup

2. Solusi Alami

Natural Crystal X buat dari mineral alam yang berfungsi membantu membunuh bakteri, virus dan kuman penyakit, menghilangkan bau, di padu dengan zat-zat antiseptic dari daun sirih yang berfungsi untuk memberikan nutrisi pada jaringan epitel pada rongga miss V dan zat viniel dari daun sisik naga yang akan melenturkan dan merapatkan miss v

Manfaat dan Fungsi Crystal-X :
* Membunuh kuman, jamur dan bakteri.
* Mengaktifkan dan melenturkan miss V.
* Menghilangkan bau tak sedap.
* Mencegah dan menyembuhkan keputihan.
* Membersihkan kerak dan kotoran di selaput miss V.
* Menambah kepekaan terhadap daya rangsang.
* Menyembuhkan iritasi diselaput miss V.
* Mencegah tejadinya kanker alat reproduksi wanita.

Bisa dipakai setiap hari selama 2 bulan dengan pemakaian 2x sehari.